<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Kini saatnya kolaborasi.</title>
	<atom:link href="http://www.vlisa.com/2009/03/15/kini-saatnya-kolaborasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://vlisa.com/2009/03/15/kini-saatnya-kolaborasi/</link>
	<description>it's me</description>
	<pubDate>Fri, 10 Feb 2012 04:09:38 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6</generator>
		<item>
		<title>By: sherko</title>
		<link>http://vlisa.com/2009/03/15/kini-saatnya-kolaborasi/#comment-235729</link>
		<dc:creator>sherko</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2009 01:19:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/?p=492#comment-235729</guid>
		<description>Beberapa waktu sebelum ketiga produk itu "bersatu", seingat saya President SBY datang berkunjung ke Sosro untuk semacam campaign pemakaian produk nasional. SBY mengutarakan kebangganya pada perusahaan dalam negri yang punya market sebesar Sosro. Sedikit beriklan, SBY bahkan minum Sosro sambil berkata &lt;i&gt; "Ini minuman favorit keluarga saya".. &lt;/i&gt;

Saya lupa apakah kunjungan dan kampanye cinta produk lokal yang sama di lakukan SBY ke Sido Muncul dan Dua Kelinci. Kalau betul ada, saya sedikit curiga kalo iklan itu bukan inisiatif atau usaha co-branding murni dari ketiga perusahaan tsb, tapi adalah promosi dan dorongan pemerintah untuk mengkampanyekan cinta produk lokal. 

Pak JK, sudah beberapa kali sidak "sepatu" di depan umum dan wartawan. Menyuruh menteri-menteri mebuka sepatu dan mengumumkan merek sepatu yang dipakai, ini juga bagian dari usaha kampanye pemakaian produk dalam negri. 

Untuk dunia telekomunikasi, menurut saya MVNO (Mobile Virtual Network Operator) atau peraturan "National Roaming" dapat menjadi jembatan menghadirkan skema co-branding yang lebih nyata. Namun sayangnya belum ada yang memulai, atau memang regulasi nya belum ada yah..? Gimana Menurut Bu Lisa?

Thanks

Salam, 
Sherko</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu sebelum ketiga produk itu &#8220;bersatu&#8221;, seingat saya President SBY datang berkunjung ke Sosro untuk semacam campaign pemakaian produk nasional. SBY mengutarakan kebangganya pada perusahaan dalam negri yang punya market sebesar Sosro. Sedikit beriklan, SBY bahkan minum Sosro sambil berkata <i> &#8220;Ini minuman favorit keluarga saya&#8221;.. </i></p>
<p>Saya lupa apakah kunjungan dan kampanye cinta produk lokal yang sama di lakukan SBY ke Sido Muncul dan Dua Kelinci. Kalau betul ada, saya sedikit curiga kalo iklan itu bukan inisiatif atau usaha co-branding murni dari ketiga perusahaan tsb, tapi adalah promosi dan dorongan pemerintah untuk mengkampanyekan cinta produk lokal. </p>
<p>Pak JK, sudah beberapa kali sidak &#8220;sepatu&#8221; di depan umum dan wartawan. Menyuruh menteri-menteri mebuka sepatu dan mengumumkan merek sepatu yang dipakai, ini juga bagian dari usaha kampanye pemakaian produk dalam negri. </p>
<p>Untuk dunia telekomunikasi, menurut saya MVNO (Mobile Virtual Network Operator) atau peraturan &#8220;National Roaming&#8221; dapat menjadi jembatan menghadirkan skema co-branding yang lebih nyata. Namun sayangnya belum ada yang memulai, atau memang regulasi nya belum ada yah..? Gimana Menurut Bu Lisa?</p>
<p>Thanks</p>
<p>Salam,<br />
Sherko</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: vlisa</title>
		<link>http://vlisa.com/2009/03/15/kini-saatnya-kolaborasi/#comment-235700</link>
		<dc:creator>vlisa</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2009 09:10:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/?p=492#comment-235700</guid>
		<description>Menarik juga ide mu Pi....mestinya ada beberapa issue tentang ICT yang sifatnya nasional yang bisa dibawa oleh para operator. Thanks ya sudah mampir...masih betah di Jogja?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menarik juga ide mu Pi&#8230;.mestinya ada beberapa issue tentang ICT yang sifatnya nasional yang bisa dibawa oleh para operator. Thanks ya sudah mampir&#8230;masih betah di Jogja?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ketut epi</title>
		<link>http://vlisa.com/2009/03/15/kini-saatnya-kolaborasi/#comment-235695</link>
		<dc:creator>ketut epi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2009 13:25:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/?p=492#comment-235695</guid>
		<description>strategi ini bisa gak dipakai oleh operator-operator telko? misalnya mengusung isu bersama: meyakinkan publik bahwa mrk tetap merah putih meski sahamnya banyak dikuasai asing. Atau meyakinkan publik bahwa mereka tetap mengutamakan kualitas dan harga terjangkau, hehehee... Tujuannya biar dikasi diskon lisensi 3G (makin ngawur ya saya :D)

hai mbaa.... saya mampir yaa...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>strategi ini bisa gak dipakai oleh operator-operator telko? misalnya mengusung isu bersama: meyakinkan publik bahwa mrk tetap merah putih meski sahamnya banyak dikuasai asing. Atau meyakinkan publik bahwa mereka tetap mengutamakan kualitas dan harga terjangkau, hehehee&#8230; Tujuannya biar dikasi diskon lisensi 3G (makin ngawur ya saya :D)</p>
<p>hai mbaa&#8230;. saya mampir yaa&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: vlisa</title>
		<link>http://vlisa.com/2009/03/15/kini-saatnya-kolaborasi/#comment-235692</link>
		<dc:creator>vlisa</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2009 04:33:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/?p=492#comment-235692</guid>
		<description>Hmmm iya ya...mestinya pak Sudhamek merasa kalah set.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hmmm iya ya&#8230;mestinya pak Sudhamek merasa kalah set&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yodhia @ Blog Strategi + Manajemen</title>
		<link>http://vlisa.com/2009/03/15/kini-saatnya-kolaborasi/#comment-235689</link>
		<dc:creator>Yodhia @ Blog Strategi + Manajemen</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 10:46:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/?p=492#comment-235689</guid>
		<description>Ya, iklan itu memang mengesankan....dan cerdik. Sayang produk kacangnya dua kelinci, mungkin pemilik kacang Garuda, sudhamek yang juga visioner, benar-benar "merasa kecolongan" lantara ia ndak diajak (dan justru 2 kelinci yang diajak co branding).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya, iklan itu memang mengesankan&#8230;.dan cerdik. Sayang produk kacangnya dua kelinci, mungkin pemilik kacang Garuda, sudhamek yang juga visioner, benar-benar &#8220;merasa kecolongan&#8221; lantara ia ndak diajak (dan justru 2 kelinci yang diajak co branding).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: handaru</title>
		<link>http://vlisa.com/2009/03/15/kini-saatnya-kolaborasi/#comment-235684</link>
		<dc:creator>handaru</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 02:35:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/?p=492#comment-235684</guid>
		<description>Yup, mereka memang juara sejati. Indonesia yang melejit dengan ke-Indonesia-nya. Seperti yang ibu sebutkan, sebuah bentuk kolaborasi hebat dari mereka yang hebat dan untuk tujuan yang hebat. Basisnya kuat dan mengena.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yup, mereka memang juara sejati. Indonesia yang melejit dengan ke-Indonesia-nya. Seperti yang ibu sebutkan, sebuah bentuk kolaborasi hebat dari mereka yang hebat dan untuk tujuan yang hebat. Basisnya kuat dan mengena.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

